mesin absensi

Informasi Seputar Mesin Absensi yang Sering Digunakan

Ketika Anda memilih mesin absensi tentunya Anda harus memilih yang bisa menampung data ID yang tidak sedikit, kecuali karyawan Anda masih dapat dihitung dengan jari. Saya memiliki rekomendasi mesin absensi yang menurut saya cocok untuk segala jenis perusahaan. Disini saya akan mereview dua jenis mesin absensi produk Tissor namun sebelumnya ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apasajakah jenis – jenis mesin absensi yang paling banyak banyak digunakan sekarang.

Jenis yang pertama adalah mesin absensi kartu manual. Mesin absensi ini adalah jenis yang paling pertama dari macam – macam mesin absensi yang ada. Mesin absensi yang lebih sering dikenal dengan sebutan mesin absensi ceklok ini masih menggunakan metode manual untuk melakukan proses absensi karyawannya. Masing – masing karyawan akan diberikan kartu absen yang berisikan nama,ID,department, dan keterangan waktu masuk dan waktu keluar tiap harinya. Mesin absensi ini terdiri dari slot untuk memasukkan kartu absen dan mesin penghitung waktu menyerupai jam analog. Cara menggunakannya cukup mudah, pengguna hanya perlu memasukkan kartu absen miliknya kedalam slot dan mesin akan mencetak waktu sesuai dengan waktu absen yang dilakukan.

Harga mesin absensi yang murah dibandingkan jenis lain adalah salah satu kelebihannya, pencetakan dilakukan secara real time (langsung). Sedangkan kekurangan dari jenis mesin absensi ini adalah dalam segi pengunaannya dirasa masih kurang praktis, tidak efisien dalam hal penggunaan kertas dan rentan terjadi kecurangan karena kartu absen bisa digunakan oleh orang lain.

Jenis yang kedua adalah mesin absensi digital. Mesin absensi ini Pada umumnya memiliki beberapa tombol (nomor dan abjad) serta layar digital (LCD) yang berfungsi untuk menunjukkan waktu atau teks yang ditampilkan. Tombol nomor dan abjad tersebut untuk memungkinkan karyawan memasukkan password atau barcodenya. Kelebihan mesin absensi jenis digital hanya ada pada penyimpanan datanya yang berupa digital sehingga mudah diakses dan diolah. Pengunaannya dirasa masih kurang efisien karena karyawan harus menginput data mereka menggunakan tombol yang tersedia. Kecurangan pun masih bisa terjadi dengan syarat karyawan tersebut membagikan PINnya ke orang lain.

Jenis yang ketiga adalah mesin absensi berbasis web. Mesin absensi ini biasanya berupa software,aplikasi atau platform yang dapat diakses oleh masing – masing karyawan secara bebas, dan biasanya pengaksesannya harus secara on-line / membutuhkan internet. Kelebihan sistem ini adalah dapat diakses dimanapun dan kapanpun namun karena sistem ini diakses secara on-line inilah ketika koneksi sedang terganggu proses absensi akan sulit untuk dilakukan apalagi jika internet sedang mati.

Jenis yang keempat adalah mesin absensi dengan sidik jari. Mesin abensi ini adalah salah satu mesin absensi biometrik yang pendeteksian dan pengidentifikasiannya menggunakan sidik jari. Mesin absensi ini juga adalah mesin absensi yang paling banyak digunakan karena praktis dan simpel. Pengguna cukup menempelkan salah satu atau lebih dari jari mereka ke layar ataupun scanner kemudian tunggu prosesnya. Biasanya waktu verifikasi sekitar 1 detik atau lebih. Pendataan absensi ini juga lebih akurat dan mudah diakses karena data yang didapat berupa data digital. Keamanan absensi ini juga lebih terjamin karena proses absensi ini menggunakan sidik jari masing – masing karyawan yang terdaftar sehingga kecurangan sama sekali tidak dapat dilakukan. Kapasitas data simpan juga banyak dan lebih terorganisir. Kekurangan dari mesin absensi ini terkadang sering mengalami error jika sidik jari yang digunakan tidak pas pada tempatnya atau scanner berdebu. Sehingga mesin absensi jenis ini dapat dibilang sangatlah sensitif. Selain itu karena mesin ini dioperasikan dengan energi listrik. Jika perusahaan Anda sedang mati listrik maka alat ini tidak dapat digunakan.

Pada Tissor sendiri, lebih banyak mengembangkan dan menjual mesin absensi jenis pertama (manual/ceklok) dan mesin absensi jenis terakhir (fingerprint). Mesin absensi ini termasuk sangat sering digunakan dan menjadi pilihan sebagian perusahaan untuk absensinya. Pada jenis mesin absensi manual atau ceklok Tissor memiliki Tissor 4101. Mesin absensi ini merupakan Mesin absensi manual yang sangat cocok untuk perusahaan dengan jumlah karyawan sekitar 100 orang dengan kalender otomatis (termasuk tahun kabisat). Dilengkapi dengan koneksi sirene eksternal dan tdak perlu pemasangan yang rumit, hanya perlu disambungkan dengan stop kontak.

Sedangkan pada jenis fingerprint, Tissor memiliki Tissor 4200. Mesin Absensi Sidik Jari yang dirancang khusus dengan Teknologi Terdepan saat ini. Mesin ini memiliki kapasitas memory yang besar dan dilengkapi dengan fitur canggih. Dengan Fingerprint Algorithm ( Bio TH2.0 ) yang memiliki kapasitas 1000 jari dan 100000 transaksi dan Anda tidak perlu khawatir, untuk menutup kekurangan mesin ini ketika listrik Anda padam, mesin absensi ini dilengkapi dengan teknologi backup battery ketika terjadi listrik padam.