Seminggu di Sumba Akan Puaskan Hasrat Berliburmu yang Telah Lama Mengusik

Pulau Sumba yang terletak di Nusa Tenggara Timur boleh dibilang nggak berukuran terlalu besar, tapi di dalamnya tersimpan pesona alam yang begitu luar biasa. Jika kamu mencari petualangan ke alam yang masih bersih dan asli, maka Sumba patut masuk dalam daftar tujuan wisatamu selanjutnya.

Di sini, kamu akan disambut dengan pantai berpasir putih, lautan yang jernih, ombak yang sempurna untuk berselancar, hingga hutan-hutan yang masih terjaga kondisinya. Jika kamu memutuskan untuk berpetualang ke Sumba, pastikan untuk mampir ke tempat-tempat menakjubkan berikut ini.

1. Danau Weekuri, Laguna di Barat Daya Sumba

Kurang lebih 60 kilometer dari Tambolaka, ibukota dari daerah Sumba Barat Daya, tersimpan sebuah danau indah yang diberi nama Weekuri. Menariknya, Weekuri bukanlah danau biasa melainkan sebuah laguna. Air yang mengisi danau ini berasal dari laut yang meresap dari bebatuan karang sehingga air danau ini berasa asin.

Jangan ditanya soal keindahan dan kebersihannya. Karena akses jalan yang sulit dan nggak ada rumah-rumah atau warung, laguna ini masih benar-benar bersih tanpa sampah atau sisa bungkus makanan. Jalanan menuju ke tempat ini sebagian memang sudah beraspal, tapi juga masih banyak yang masih berupa jalanan tanah berbatu yang kasar dengan semak-semak yang menyembul di sisi kanan kiri.

 Di sekitarnya banyak berdiri tebing karang di pinggir danau yang membuat pemandangannya makin misterius. Kamu juga akan disuguhi panorama tanaman hijau yang tumbuh subur di sekeliling laguna dan air danau berwarna tosca yang begitu jernih sampai-sampai kamu bisa melihat dasarnya.

2. Pantai Nihiwatu

Panti Nihiwatu adalah salah satu tempat wisata di Sumba yang telah berhasil menarik perhatian dunia internasional. Garis pantai sepanjang 2,5 kilometer ini dihiasi dengan pasir putih bersih yang begitu cantik dan ombak besar yang dijuluki sebagai Left God Waves. Keganasan ombak di Nihiwatu disebut-sebut sebagai yang tercepat di dunia sehingga mengundang rasa penasaran para peselancar mancanegara untuk mencobanya.

Pantai cantik ini dikelola oleh Resort Nihiwatu yang berkelas dunia. Artinya, pantai ini sangat eksklusif dan sayangnya hanya tamu resort saja yang bisa memiliki akses ke tempat ini. Karena itu pulalah nggak banyak yang masuk ke kawasan pantai ini. Bahkan demi keamanan, hanya ada 10 peselancar yang boleh berselancar secara bersamaan, sehingga pantai ini relatif sepi dari pengunjung.

 

3. Pantai Mandorak

Pantai Mandorak adalah tempat wisata lain di Sumba yang masih tersembunyi. Hidden paradise yang satu ini menyuguhkan pesona alam yang tenang dan indah karena masih belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Akses ke tempat ini juga cukup sulit, tapi semua kesulitan itu akan terbayarkan begitu kamu sampai di tempat yang begitu indah ini.

Pantai Mandorak menghadirkan pasir putih yang menyala terang dengan lautan berwarna biru tosca yang luas. Di sekitarnya juga berdiri tebing-tebing tinggi yang membuat panoramanya makin mengagumkan. Ombaknya memang cukup keras, khas pesisir Selatan. Tapi bagi kamu yang ingin mandi dan bermain air, pantai ini memiliki banyak curug-curug tempatmu mencoba segarnya air laut.

 

4. Pantai Marosi

Bersiaplah disambut dengan keindahan yang luar biasa begitu kamu tiba di Pantai Marosi, Sumba. Pantai ini dijaga oleh dua tebing karang yang berdiri gagah di kiri dan kanan. Paduan antara pasir putih bersih dengan air laut sejernih kristal menyuguhkan panorama yang bakal membuatmu takjub. Meski berada di pesisir Selatan, ombak pantai Marosi terbilang nggak sekuat pantai selatan lainnya. Namun para peselancar tetap menyebut Marosi sebagai tempat sempurna untuk berselancar.

Pantai ini masih sepi dan nggak ada pedagang di sekitarnya. Di bibir pantai berjajar pohon-pohon kelapa yang memberikan suasana tropis yang tenang. Saat matahari mulai tenggelam, kamu akan disuguhi pemandangan golden beach, yaitu ketika pantai dan air laut perlahan berwarna keemasan seiring dengan tenggelamnya matahari.

 

5. Air Terjun Lapopu

Air Terjun Lapopu juga bisa dibilang sebagai salah satu surga dunia yang masih tersembunyi. Tempat ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru. Namun sayang nggak banyak rambu-rambu yang dengan jelas menunjuk ke arah air terjun ini. Mungkin karena itu pulalah tempat ini lebih sering sepi.

Dari tempat parkir, pengunjung masih harus berjalan selama beberapa menit untuk bisa mencapai air terjun. Lokasi air terjun ini dikelilingi oleh hutan lebat dan jauh dari perkampungan penduduk. Artinya kamu masih bisa menikmati suasana dan lingkungan yang alami serta bebas dari sampah dan tangan usil yang suka merusak lingkungan.

Ketika sampai di lokasi, kamu akan mendapati air terjun yang cukup unik karena airnya nggak langsung jatuh dari tebing yang tegak. Sebaliknya, air terjun Lapopu memiliki bentuk bertingkat-tingkat dengan total ketinggian mencapai 92 meter. Air yang jatuh langsung masuk ke kolam berwarna hijau tosca yang ada di bawahnya.

Indonesia masih memiliki begitu banyak potensi wisata lain yang ternyata juga belum terlalu terkenal. Sayang sekali jika tempat menakjubkan seperti ini belum juga kamu kunjungi. Tapi yang perlu diingat, jangan meninggalkan sampah atau merusak tempat yang begitu alami ini. Karena jika alam tetap terjaga kelestariannya, toh manusia juga yang bisa mendapatkan manfaatnya.