Mengintip Cantik dan Uniknya Danau Pulau Satonda, Kepingan Surga di Tanah Dompu

Provinsi Nusa Tenggara Barat dikenal menyimpan banyak pesona keindahan alam. Mungkin yang paling sering kamu dengar adalah Pulau Lombok. Namun sebenarnya ada banyak tempat lain di provinsi ini yang nggak kalah mengagumkannya dari pulau tersebut. Salah satunya adalah Pulau Satonda yang menghadirkan keunikan alam tersendiri.

Saat melihatnya dari ketinggian, kamu akan paham betul kenapa pulau ini menjadi incaran banyak fotografer dan orang-orang yang berburu kesempatan menyaksikan keindahan alam yang begitu cantik dan mempesona. Pasalnya, pulau ini memang menghadirkan pemandangan yang sungguh berbeda berupa danau luas yang berada di tengah-tengah pulau.

Pulau yang cantik ini terbentuk dari letusan gunung api di dasar laut yang terletak di kedalaman seribu meter sejak jutaan tahun lalu. Dari letusan inilah kemudian terbentuk daratan vulkanis yang dikenal dengan nama Pulau Satonda. Nggak berhenti dari situ saja, Gunung Satonda kemudian meletus ribuan tahun lalu sehingga kemudian terbentuklah danau purba di tengah-tengah pulau.

Danau purba yang terbentuk di kawah Satonda ini dulunya sebenarnya berisi air tawar. Namun saat gunung Tambora meletus pada tahun 1815, terjadilah tsunami dahsyat yang menyapu pulau ini hingga air laut masuk ke Danau Satonda. Sejak saat itulah, air di Danau Satonda berubah menjadi asin hingga sekarang ini.

Keunikan Satonda bukan cuma dari danau luas dengan air asin ini saja. Di pesisir pantainya, kamu akan menemukan keindahan lainnya. Pantainya dikenal memiliki pasir putih yang begitu mempesona dan terlihat begitu kontras dengan birunya lautan dan hijaunya pegunungan.

Saat berenang dan menyelam ke bawah lautnya, kamu akan disambut dengan pemandangan rangkaian terumbu karang yang begitu indah. Di sini banyak ditemukan berbagai jenis karang dan makhluk laut lainnya. Bahkan karena potensi bawah lautnya yang begitu mempesona, Pulau Satonda sudah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Laut sejak tahun 1999 lalu.

Selain snorkeling atau bersantai di pantainya yang cantik, kamu juga bisa mencoba mendaki ke arah kawah dan mengunjungi Danau Satonda. Danau ini berada di tengah-tengah kaldera yang dikelilingi oleh pepohonan hijau yang begitu subur. Mendaki ke tempat ini memang akan terasa melelahkan, tapi begitu sampai di puncaknya, kamu akan disambut dengan panorama alam yang luar biasa menakjubkan.

Dari puncak kamu bisa melihat danau yang membentang luas, berwarna biru kehijauan berpadu dengan rimbunnya pepohonan. Atau jika kamu mau, kamu juga bisa mencoba berenang di danau dengan suhu 28,3 sampai 39 derajat Celcius ini. Suhunya mirip dengan kondisi laut pada zaman purba, karena itulah banyak peneliti yang tertarik datang ke tempat menakjubkan ini. Di tepian danau, kamu juga akan mendapati pohon dengan batu-batu yang menggantung di cabangnya.

Pohon tersebut bernama Kalibunda, tapi masyarakat lebih sering menyebutnya sebagai pohon Harapan. Mitosnya, dengan menggantung batu pada pohon di tepian danau, maka keinginannya dapat terkabul. Untuk urusan yang satu ini, memang percaya nggak percaya sih. Tapi yang jelas, pesona alamnya nggak akan membuatmu kecewa mengunjungi pulau eksotis ini.

Ada beberapa rute yang bisa kamu lewati untuk berkunjung ke kepingan surga di tanah Dompu ini. Pertama, dari Sumbawa Besar menuju ke Desa Nangamiro yang memakan waktu 8 jam berkendara, atau 5 jam jika kamu berangkat dari Dompu. Kemudian dari pelabuhan Nangamiro, perjalanan dilanjutkan dengan naik perahu selama kurang lebih 1 jam perjalanan.

Dengan pesona dan keunikan menawan itu, masak sih masih nggak mau berkunjung ke Satonda?