Medical Check Up Sebelum Liburan, Perlu atau Tidak?

Liburan itu memang perlu banyak persiapan agar kita nggak repot di lokasi wisata nanti. Tapi, bicara soal persiapan libur, kebanyakan orang biasanya cuma memikirkan tentang akomodasi, barang yang wajib dibawa, atau rencana lokasi mana saja yang ingin dikunjungi.

Kalau liburannya ke daerah lokal Indonesia sih, persiapan semacam itu sudah cukup. Tapi kalau kamu ingin berangkat ke negara tetangga apalagi yang sampai membutuhkan waktu perjalanan hingga beberapa jam, ada baiknya melakukan medical check up dulu.

Jangan Dikira Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Liburan Itu Nggak Perlu

Pemeriksaan kesehatan sebelum liburan emang kelihatannya nggak penting-penting amat dan malah menambah pengeluaran. Tapi, daripada sakit saat liburan, bukankah itu lebih merugikan buatmu? Liburan jadi kacau, dan kamu malah perlu mengeluarkan biaya tambahan buat berobat.https://dwzph1g5tm8i1.cloudfront.net/article/1485841151_78d.jpg

Logika sederhananya, kalau kamu mau road trip atau mudik naik kendaraan pribadi misalnya, bukankah kamu bakal service motor atau mobil dulu sebelum berangkat? Nah, kita juga perlu memastikan bahwa kondisi tubuh kita itu sehat dan fit buat melakukan perjalanan liburan.

 

Liburan dengan Perjalanan Sederhana Juga Perlu Cek Kesehatan

Kalau kamu merencanakan sebuah liburan petualangan yang memacu adrenalin dan menguji fisik, jelas kamu butuh cek kesehatan sebelum berangkat. Tapi bukan berarti cuma liburan macam ini saja yang perlu medical check-up.

Perjalanan sederhana yang bersifat santai juga butuh persiapan kesehatan karena tubuh mengalami banyak hal saat kamu traveling. Bahkan naik pesawat akan banyak berpengaruh buat kondisi tubuhmu. Itulah kenapa medical check up itu perlu, apalagi buat penumpang yang memang sudah tua atau punya masalah kesehatan.

 

Medical Check-up Memastikan Kondisimu Fit Untuk Terbang dalam Waktu Lama

Pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat akan memastikan bahwa kondisimu aman untuk perjalanan jauh lewat udara. Pasalnya, ada beberapa kondisi yang kemungkinan akan menimbulkan masalah jika tetap naik pesawat.

Beberapa kondisi yang dimaksud antara lain kehamilan usia 36 minggu, bayi yang baru berusia beberapa hari, sedang infeksi telinga atau terkena masalah sinus, baru menjalani operasi dada atau perut, menderita penyakit menular, dan beberapa masalah lainnya. Peraturan tentang kondisi kesehatan ini memang beragam, jadi lebih baik konsultasi terlebih dahulu pada pakar kesehatan untuk memastikan kondisi kamu aman untuk naik pesawat.

 

Bukan Cuma Menjaga Selama Penerbangan, Tapi Juga Saat Sampai di Tujuan

Pemeriksaan kesehatan bukan cuma untuk menjaga kondisimu selama perjalanan saja. Tapi saat kamu tiba di tujuan. Tubuh kamu sudah terbiasa dengan lingkungan tempat tinggalmu, saat berkunjung ke negara lain dengan lingkungan, iklim dan kebiasaan yang sangat berbeda, bisa saja kamu terjangkit penyakit yang umum muncul di daerah tersebut atau kemungkinan terserang wabah yang sedang menyebar.

Saat melakukan pemeriksaan, kamu bisa berkonsultasi kepada dokter dan mengatakan negara mana yang akan kamu kunjungi. Dengan demikian, dokter bisa memberimu saran tentang langkah pencegahan apa yang perlu dilakukan. Bahkan, bukan tidak mungkin kamu juga akan diberikan obat atau vaksinasi agar tidak tertular penyakit dari negara yang kamu kunjungi.

Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau kamu memang punya kondisi kesehatan khusus atau sedang akan berkunjung ke negara lain dalam waktu lama, maka lebih baik menjaga agar kamu tidak mengalami masalah kesehatan. Kalau urusan check up selesai, kamu bisa deh mulai bersiap untuk perjalanan panjangmu. Biar puas liburannya, pilih penerbangan paling pagi, dan pulang dengan flight paling malam. Biar beli tiketnya murah, pesannya pakai aplikasi Indonesia Flight. Liburanmu jadi nyaman dan bebas pusing, deh.