5 Langkah Ini Membuktikan Bahwa Mengurus Visa Itu Sebenarnya Gampang, Kok

Lihat tempat wisata keren di luar negeri memang sering banget bikin ngiler. Tapi banyak orang yang males berangkat bukan cuma karena biaya yang mahal, tapi juga karena mengurus visa yang terkenal ribet. Meski itu juga sebenarnya nggak sepenuhnya benar.

Sebenarnya mengurus visa ituj uga nggak sulit-sulit amat kok. Asal dokumen yang diperlukan lengkap dan kamu sudah mengatur perjalanan dengan baik, kecil kemungkinan permohonan visa kamu ditolak. Jadi, biar lancar, baca tipsnya dulu ya!

1. Tentukan Dulu Negara Tujuan

Langkah pertama sebelum mulai mengurus Visa adalah menentukan negara tujuan terlebih dahulu. Karena biasanya persyaratan mengurus visa ke masing-masing negara itu berbeda. Pelajari segala hal tentang negara tersebut dan sekalian buatlah itinerary atau rencana perjalananmu.

Jika kamu mengurus Visa Schengen (Perancis, Italia, Jerman, dst ) yang memungkinkanmu berkunjung singkat ke beberapa negara anggotanya, maka kamu hanya perlu mengurus visa di kedutaan 1 negara yang paling lama dikunjungi saja. Tapi jika membagi rata lama kunjungan ke setiap negara tersebut, maka visa diurus di kedutaan negara pertama yang kamu kunjungi.

 

2. Tentukan Tempat Tinggal

Salah satu syarat agar bisa mendapatkan Visa adalah jika kamu sudah punya tempat tinggal yang akan kamu tuju ketika sampai nanti. Jadi jika kamu nggak punya keluarga atau teman yang berdomisili di negara tujuan, maka sebaiknya kamu membooking tempat tinggal dulu.

Kamu bisa mencari beberapa hotel atau penginapan yang bisa dipesan secara online. Kalau bisa, cari yang bisa bayar ketika kamu sampai untuk berjaga-jaga jika kamu batal berangkat. Catat alamatnya karena itu akan diperlukan dalam pengurusan visa nanti.

 

3. Isi Formulir dengan Sejujur-jujurnya

Selanjutnya adalah mengisi formulir pengajuan visa. Biasanya, formulir ini bisa di-download di website kedutaan besar masing-masing. Perhatikan secara detail tanggal keberangkatan dan pulang, serta hotel atau tempat yang akan dituju.

Pastikan kamu mengisi formulir tersebut seteliti mungkin dan sejujur-jujurnya. Karena biasanya banyak orang gagal waktu mendaftar visa karena isi yang nggak konsisten. Tapi jangan khawatir, meski gagal jangan takut untuk mencoba lagi. Karena biasanya ada juga yang baru diterima setelah 3 kali ditolak.

 

4. Perhatikan Mutasi Dana di Rekening

Catatan mutasi dana di rekening bank juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pengurusan visa. Mutasi dana dalam tabungan jangan tiba-tiba membludak dari yang awalnya hanya beberapa juta rupiah menjadi puluhan atau ratusan juta dalam waktu singkat. Tapi juga jangan hanya tersisa beberapa ratus ribu saja.

Buatlah gambaran biaya hidup yang disyaratkan visa negara yang akan kamu tuju. Misalnya di Eropa, biaya hidup per harinya setara dengan 500-700 ribu rupiah, kemudian kalikan dengan lama hari kamu akan tinggal di sana. Nah, sejumlah itulah minimum saldo rekening yang harus kamu miliki.

 

5. Nggak Perlu Pakai Biro Jasa

Mengurus visa sebenarnya juga bisa dilakukan sendiri. Itu akan lebih banyak menghemat biaya daripada jika kamu menggunakan biro jasa. Kamu hanya perlu mengorbankan waktu saja.

Meski begitu, mengurus visa sendiri ke kedutaan juta nggak akan memakan waktu banyak sampai seharian penuh. Kamu juga nggak perlu sampai cuti karena biasanya hanya memerlukan waktu 1-2 jam saja.

 

Nah, sebenarnya memang nggak terlalu sulit juga kan buat mengurus visa? Asalkan dokumen dan syarat yang harus dipenuhi semua sudah lengkap, pasti juga kamu bisa dapat visa dengan mudah. Jadi, langkah selanjutnya tinggal urus keberangkatan deh. Pesan tiketnya bisa langsung pakai Indonesia Flight, karena di sana sudah tersedia tiket buat keberangkatan ke berbagai negara di dunia. Jadi nggak perlu ribet dan bisa langsung pakai aplikasi deh.