Mulai 1 Mei 2017 Terminal 3 Bandara Soetta Layani Penerbangan Internasional Perdana Garuda Indonesia

Penerbangan internasional maskapai nasional Garuda Indonesia yang sebelumnya beroperasi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, mulai 1 Mei 2017 akan beralih ke Terminal 3.

Perpindahan ini ditandai dengan pelayanan perdana penerbangan internasional rute Jakarta – Singapura oleh Garuda Indonesia GA 824 yang dijadwalkan berangkat pada 1 Mei 2017 pukul 06.10 WIB. Para penumpang penerbangan dapat langsung menuju Terminal 3 untuk memproses keberangkatan minimal 2 jam sebelum jadwal penerbangan tersebut.

Selain dapat dijangkau lebih dekat penumpang pesawat via Gate 1 dan Gate 2, Terminal 3 Internasional juga dilengkapi sejumlah fasilitas digital seperti layar flight information display system dengan teknologi terbaru, serta didukung aplikasi smartphone yang mempermudah penumpang pesawat atau pengunjung bandara mencari lokasi parkir, memesan tempat parkir inap, reservasi taksi, dan melihat jadwal penerbangan.

Guna mendukung operasional penerbangan internasional, Terminal 3 dilengkapi sejumlah fasilitas seperti 64 konter imigrasi (masing-masing 32 konter untuk keberangkatan dan kedatangan), 30 autogate imigrasi (masing-masing 15 autogate untuk keberangkatan dan kedatangan), lalu 6 titik baggage claim, kemudian 6 garbarata, dan gedung parkir untuk mobil dan sepeda motor total kapasitas sebanyak 1.200 kendaraan. Pada security check point sebelum memasuki area imigrasi terdapat 12 unit x-ray dan 2 unit body scanner agar terwujudnya keamanan serta keselamatan saat di terminal maupun pesawat. Sejumlah tenant makanan dan minuman serta lainnya juga sudah membuka gerainya untuk melayani kebutuhan para penumpang pesawat dan pengunjung terminal.

Dengan perpindahan operasional penerbangan internasional dari Terminal 2 ke Terminal 3, Garuda Indonesia berharap pengguna jasa penerbangan internasional dapat menikmati peningkatan fasilitas dan standar pelayanan bintang lima yang Garuda Indonesia berikan melalui terminal baru berkapasitas total 25 juta penumpang tersebut.