Menikmati Hidup Bak di Bora-Bora di Ora Beach Resort, Maluku

Pernah mendengar tentang Pulau Bora-bora? Jangan mencarinya di wilayah Indonesia, kamu tidak akan menemukannya. Pulau surga tersebut ada di Samudra Pasifik dan merupakan bagian dari persemakmuran Perancis. Para pencinta bahari di berbagai penjuru dunia pasti memasukkan Bora-bora ke dalam destinasi wisata mereka. Nggak heran memang, jika setiap tahunnya daratan yang terletak tak jauh dari Tahiti itu dikunjungi ratusan ribu turis. Hampir di semua sudut menampakkan keindahan. Air laut begitu biru dengan pasir pantai yang putih. Di atas laut yang dangkal terdapat resort-resort bergaya tradisional. Menginap di sana adalah sebuah keistimewaan tersendiri. Kamu bisa menikmati keindahan yang begitu keren. Jika tidak berenang di laut-lautnya, kamu bisa mencoba berselancar atau senorkeling. Ada titik-titik yang sudah terkenal sebagai habitat ikan dan terumbu karang cantik.

Dengan segala daya tariknya itu, siapa yang bisa menolak jika diajak pergi ke sana. Namun tetap saja, tidak semua orang bisa menikmati keindahannya secara langsung. Saat ini, mungkin kamu sudah memantapkan hati untuk pergi ke Bora-bora suatu saat nanti. Namun sebelum itu, kamu bisa datang dulu ke Maluku. Tentu saja untuk menikmati pemandangan dan keindahan yang mirip dengan Bora-bora. Salah satu tujuan utamanya adalah Ora Beach Resort. Bangunan penginapan yang sebagian besar terbuat dari kayu didirikan di atas laut itulah yang membuat Ora Beach Resort jadi bernuansa Bora-bora. Biar kamu nggak makin penasaran dengan keindahannya, langsung saja menyimak ulasan berikut ini.

1. Perjalanan Menuju Resort

Jika kamu berangkat dari Jakarta, setidaknya butuh waktu selama 9 jam perjalanan agar sampai di Ora beach Resort yang katanya juga mirip dengan Maldives tersebut dengan menggunakan pesawat terbang ditambah kendaraan darat dan laut. Dari Jakarta kamu bisa terbang  dengan pesawat selama 3 jam ke Bandara Pattimura di Kota Ambon, Maluku. Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Harnula di Daerah Tulehu dengan waktu tempuh selama 1 jam. Perjalanan menuju surga alam itu dilanjutkan dengan menggunakan transportasi laut selama 2 jam hingga sampai di Pelabuhan Amahai, Pulau Seram.

Petualanganmu menjelajahi Maluku masih belum selesai, masih ada 2 jam tersisa untuk melakukan perjalanan menuju Desa Saleman di mana Ora Beach Resort berada. Selama perjalanan yang ditempuh lewat jalur darat itu, kamu akan disuguhi dengan jalur yang berliku dengan pemandangan hutan asri di sisi kanan dan kiri jalan. Di Desa Saleman, kamu akan disambut dengan speedboat yang disediakan untuk menyebrangkan penumpang menuju dermaga Ora Beach.

2. Fasilitas Kamar

Ada beberapa tipe kamar yang bisa kamu pilih sesuai dengan seleramu yaitu kamar darat, kamar gantung dan kamar laut. Ketiganya tentu memiliki ciri khas dan perbedaan sendiri-sendiri. Jika memilih kamar darat, kamu akan diajak masuk lebih dalam ke daratan, di sana kamu bisa menikmati kamar dengan rerimbunan pohon yang asri di sekelilingnya. Meski berada di darat, tapi letaknya tidak begitu jauh dari pantai. Kamu masih tetap bisa mencium aroma laut dan merasakan semilir angin pantai.

Untuk kamar gantung beda lagi konsepnya, letaknya ada di dekat dermaga. Karena kamu ingin merasakan sensasi menginap ala Bora-bora, maka kamar lautlah yang paling pas. Di setiap kamarnya terdapat balkon yang langsung berhadapan dengan laut. Air yang biru jernih memperlihatkan dasarnya bisa benar-benar kamu saksikan. Suasana pagi di Ora Beach Resort nggak kalah keren, bahkan dari Bora-bora sekalipun. Terkadang ada ikan-ikan dengan berbagai warna dan ukuran berenang di sekitar resort.

3. Pantainya Begitu Cantik

Kamu boleh terkagum-kagum dengan keindahan bangunan resort yang begitu serasi dengan alam. Namun itu belum semunya, kamu bisa bermain dai pantai dengan hamparan pasir putih yang luas. Jangan takut soal ombak, karena letaknya yang berada di antara perbukitan, maka ombak di pantai Ora tidak terlalu besar bahkan cenderung tenang. Pas banget jika kamu ingin berenang atau snorkeling mengintip kehidupan bawah laut di sekitar Pantai Ora.

Salah satu hal yang harus kamu ketahui adalah ketersediaan listrik yang tidak setiap waktu ada. Pengelola resort hanya menyediakan listrik saat malam hari saja. Yaitu antara Jam 6 Sore hingga 6 pagi. Sehingga perabotan untuk hiburan seperti televisi nggak ada di sini, begitu juga dengan lemari pendingin. Kamu bisa menghibur diri dengan makanan enak, selain yang disediakan oleh resort, kamu bisa berburu kuliner di sekitar penginapan. Salah satu kuliner utama di suni adalah olahan lobster yang mantap abis.

Dengan segala fasilitas dan keindahannya, nggak begitu mengherankan jika Ora Beach Resort mematok harga sewa per malamnya dengan nilai yang cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 5 juta. Jika kamu ingin lebih berhemat, bisa memilih kamar darat atau gantung, karena harganya lebih murah dari kamar laut.